Pemerintah Kota Surabaya membentuk Satgas Antipremanisme sebagai respons atas kasus viral pengusiran Nenek Elina oleh ormas.
Satgas ini bertujuan melindungi warga dari praktik intimidasi, premanisme, dan tindakan sewenang-wenang yang meresahkan masyarakat. Dengan patroli rutin, pendampingan hukum, dan edukasi publik, pemerintah berharap lingkungan kota menjadi lebih aman dan tertib.
Berikut ini Info Kejadian Surabaya akan membahas berita terbaru dan terviral lainnya.
Tindak Tegas Preman, Satgas Baru Dibentuk di Surabaya
Pemerintah Kota Surabaya membentuk Satgas Antipremanisme sebagai respons atas kasus pengusiran Nenek Elina (70) oleh salah satu organisasi kemasyarakatan (ormas) beberapa waktu lalu. Kasus yang viral di media sosial ini memicu perhatian publik dan desakan agar pemerintah bertindak tegas terhadap tindakan intimidasi.
Wali Kota Surabaya menegaskan bahwa Satgas ini dibentuk untuk melindungi warga dari praktik premanisme, intimidasi, dan tindakan sewenang-wenang yang dapat meresahkan masyarakat. Satgas akan beroperasi secara koordinatif dengan pihak kepolisian dan perangkat kelurahan untuk memastikan keamanan warga.
Selain itu, pembentukan Satgas Antipremanisme ini menjadi langkah preventif agar kejadian serupa tidak terjadi di kemudian hari. Pemerintah kota menekankan pentingnya ketertiban, toleransi, dan penghormatan terhadap hak-hak warga, terutama kelompok rentan seperti lansia.
Detik-Detik Nenek Elina Diusir Ormas
Kasus Nenek Elina bermula saat perempuan lanjut usia ini didatangi sekelompok orang dari ormas tertentu di lingkungan tempat tinggalnya. Tanpa alasan yang jelas, mereka meminta Nenek Elina untuk meninggalkan rumah atau lokasi tertentu, memicu trauma dan ketakutan bagi yang bersangkutan.
Insiden ini terekam dalam video yang kemudian tersebar luas di media sosial. Dalam rekaman tersebut, terlihat Nenek Elina mencoba menjelaskan keberadaannya, namun diabaikan dan tetap diusir oleh kelompok ormas tersebut. Kejadian ini mengundang kecaman dari berbagai lapisan masyarakat.
Warga sekitar menyampaikan bahwa perilaku intimidatif semacam ini bukan pertama kali terjadi, namun jarang ditindak tegas. Kasus Nenek Elina menjadi pemicu agar pemerintah mengambil langkah nyata untuk menegakkan hukum dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Baca Juga: Serunya Interaksi Langsung Dengan Satwa di Kebun Binatang Surabaya
Peran dan Langkah Satgas Antipremanisme
Satgas Antipremanisme yang dibentuk Pemerintah Kota Surabaya akan memiliki beberapa tugas strategis. Pertama, melakukan patroli rutin di wilayah rawan premanisme dan intimidasi untuk mencegah terjadinya konflik sosial.
Kedua, memberikan perlindungan dan pendampingan hukum bagi korban intimidasi atau pengusiran sewenang-wenang, termasuk lansia dan kelompok rentan lainnya. Satgas akan bekerja sama dengan aparat kepolisian untuk memastikan hak-hak warga dilindungi sesuai peraturan perundang-undangan.
Ketiga, Satgas juga bertugas melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat dan kelompok ormas terkait tata tertib, hukum, dan tata cara penyelesaian konflik secara damai. Upaya ini diharapkan menumbuhkan kesadaran kolektif untuk menjaga ketertiban dan menghormati hak warga.
Dukungan Publik dan Harapan ke Depan
Pembentukan Satgas Antipremanisme mendapat respons positif dari warga Surabaya. Banyak yang menilai langkah ini penting untuk menciptakan lingkungan aman dan tertib, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia, ibu rumah tangga, dan anak-anak.
Para tokoh masyarakat dan organisasi sosial berharap Satgas ini tidak hanya menjadi simbol, tetapi benar-benar efektif menindaklanjuti laporan masyarakat. Mereka mendorong pemerintah untuk memaksimalkan koordinasi dengan kepolisian, aparat hukum, dan pihak kelurahan agar tindakan premanisme bisa ditekan secara signifikan.
Selain itu, masyarakat juga diajak berperan aktif dengan melaporkan setiap tindakan intimidasi atau pengusiran ilegal. Dengan keterlibatan semua pihak, Surabaya diharapkan menjadi kota yang aman, nyaman, dan bebas dari praktik premanisme yang meresahkan warga.
Dapatkan update terkini, berita terpercaya, dan informasi pilihan tentang Surabaya kami hadirkan setiap hari spesial untuk Anda, hanya di sini Info Kejadian Surabaya.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari detik.com
- Gambar Kedua dari suarasurabaya.net