Tiga pengedar sabu di Surabaya ditangkap aparat kepolisian setelah terbukti tak hanya menjual, juga menyediakan tempat khusus bagi pembeli.

Peredaran narkotika kembali mencoreng wajah Kota Surabaya. Aparat kepolisian berhasil membekuk tiga orang pengedar sabu yang menjalankan modus terbilang nekat. Tidak hanya menjual barang haram, mereka juga menyediakan lokasi khusus bagi pembeli untuk langsung mengonsumsi sabu di tempat.
Berikut ini Adalah kumpulan informasi terbaru dan paling menarik dari Info Kejadian Surabaya.
Terungkap Dari Laporan Warga
Kasus ini bermula dari keresahan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas mencurigakan di sebuah rumah kontrakan. Warga kerap melihat orang keluar-masuk rumah tersebut pada jam-jam tidak wajar.
Laporan itu kemudian ditindaklanjuti aparat dengan melakukan pengintaian tertutup. Selama beberapa hari, polisi memantau pergerakan para tersangka dan mencatat pola transaksi yang diduga berkaitan dengan peredaran sabu.
Setelah bukti dinilai cukup, petugas melakukan penggerebekan dan mendapati tiga pria berada di dalam rumah. Saat dilakukan pemeriksaan, ditemukan paket sabu siap edar beserta alat hisap yang masih terpasang.
Modus Sediakan Tempat Nyabu
Berbeda dengan pola transaksi narkoba pada umumnya, ketiga pelaku menawarkan “layanan tambahan” bagi pembeli. Mereka tidak hanya menjual sabu, tetapi juga mempersilakan pelanggan menggunakan ruangan khusus untuk mengonsumsi barang tersebut.
Ruangan itu telah dilengkapi alat hisap, korek api, hingga plastik klip cadangan. Modus ini diduga dilakukan untuk memastikan pembeli langsung menghabiskan barang di tempat sehingga mengurangi risiko pembeli tertangkap saat membawa sabu keluar lokasi.
Selain itu, dengan sistem seperti ini, para pelaku dapat menjaga loyalitas pelanggan. Pembeli merasa lebih aman karena tidak perlu mencari tempat lain untuk memakai sabu. Praktik ini sekaligus memperlihatkan bagaimana pelaku berupaya menciptakan “kenyamanan” demi mempertahankan bisnis ilegalnya.
Baca Juga: DPRD Surabaya Dorong Pemetaan Ulang Situs Bersejarah, Lindungi Jejak Bung Tomo
Barang Bukti dan Peran Masing-Masing

Dalam penggerebekan tersebut, polisi menyita sejumlah paket sabu dengan berat bervariasi. Selain itu, diamankan pula timbangan digital, plastik klip kecil, alat isap, serta uang tunai yang diduga hasil transaksi.
Dari hasil pemeriksaan awal, diketahui masing-masing tersangka memiliki peran berbeda. Satu orang bertindak sebagai pemasok utama, satu lainnya menjadi pengedar lapangan, sementara tersangka ketiga berperan menjaga lokasi sekaligus mengawasi pembeli yang datang.
Pembagian tugas ini menunjukkan bahwa praktik tersebut sudah terorganisir dengan rapi. Polisi menduga ketiganya telah menjalankan aktivitas ini selama beberapa bulan sebelum akhirnya terbongkar.
Ancaman Hukuman Berat
Atas perbuatannya, ketiga tersangka dijerat dengan pasal berlapis terkait peredaran dan penyalahgunaan narkotika. Ancaman hukuman yang menanti tidak main-main, mulai dari pidana penjara belasan tahun hingga hukuman maksimal sesuai undang-undang yang berlaku.
Pihak kepolisian menegaskan akan terus mengembangkan kasus ini guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan yang lebih besar. Tidak menutup kemungkinan terdapat pemasok lain di atas mereka yang kini masih dalam pengejaran.
Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bahwa peredaran narkoba tidak hanya merusak individu, tetapi juga mengancam keamanan lingkungan. Polisi mengimbau masyarakat agar tidak ragu melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar tempat tinggal mereka.
Komitmen Berantas Narkoba
Penangkapan tiga pengedar ini menjadi bagian dari komitmen aparat dalam memberantas narkotika hingga ke akar-akarnya. Upaya preventif dan represif akan terus digencarkan, terutama di wilayah permukiman padat penduduk.
Selain penindakan hukum, edukasi kepada masyarakat juga dinilai penting. Kesadaran kolektif menjadi kunci utama untuk memutus mata rantai peredaran narkoba yang kian variatif modusnya.
Dengan terbongkarnya kasus ini, diharapkan masyarakat semakin waspada dan berani bersuara. Kolaborasi antara warga dan aparat menjadi benteng terkuat dalam menjaga lingkungan dari ancaman narkotika.
Ikuti selalu informasi menarik dari kami setiap hari, dijamin terupdate dan terpercaya, hanya di Info Kejadian Surabaya sekarang juga.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Utama dari Detik.com
- Gambar Kedua dari Hukumonline