Kebakaran di dua rumah kosong Jalan Ambengan Batu Surabaya pada 29 Juni 2025 sore menyebabkan kerugian materi dan kepanikan warga sekitar.

Dugaan awal kebakaran ini berasal dari korsleting listrik yang memicu api dengan cepat menyebar. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini berkat respons cepat petugas pemadam kebakaran. Info Kejadian Surabaya akan membahas kronologi kejadian dan upaya penanganannya secara lengkap.
Kronologi Terjadinya Kebakaran di Jalan Ambengan Batu
Peristiwa kebakaran dua rumah kosong di Ambengan, Surabaya, bermula pada sore hari sekitar pukul 17.27 WIB. Seorang warga bernama Pandu menjadi saksi pertama dan segera melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya.
Laporan cepat ini menjadi kunci agar api bisa segera diatasi sebelum meluas dan merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi. Hanya berselang satu menit setelah laporan masuk, petugas dari Rayon 2 Tambakrejo langsung diberangkatkan pada pukul 17.28 WIB menuju lokasi kejadian. Kecepatan respon petugas sangat penting dalam situasi seperti ini untuk menekan risiko kerusakan yang lebih parah.
Petugas tiba di tempat kejadian sekitar pukul 17.32 WIB, dan langsung melakukan upaya pemadaman dengan maksimal. Api yang membakar dua rumah kosong ini sebenarnya dapat dengan mudah menyebar mengingat kondisi bangunan yang tidak berpenghuni. Meski begitu, kemampuan dan koordinasi tim pemadam berhasil mengendalikan kobaran api dengan efektif.
Dugaan Penyebab Kebakaran
Penyebab utama kebakaran ini diduga kuat akibat korsleting listrik. Korsleting listrik merupakan salah satu penyebab kebakaran rumah paling umum, terutama pada bangunan yang sudah lama atau instalasinya kurang terawat. Kondisi listrik yang mengalami hubungan arus pendek dapat menimbulkan percikan api yang memicu kebakaran.
Di rumah kosong yang tidak berpenghuni, risiko ini bisa lebih tinggi karena tidak ada yang mengawasi dan segera mematikan sumber listrik saat terjadi gangguan. Meski tidak ada kepastian mutlak, dugaan dari pihak berwenang dan hasil pengamatan awal mengarah pada korsleting sebagai penyebab utama.
Oleh karena itu, kejadian ini menjadi pengingat bagi seluruh pemilik rumah dan bangunan agar selalu rutin melakukan pemeriksaan instalasi listrik guna mencegah terjadinya korsleting yang berpotensi memicu kebakaran.
Baca Juga: Kemunculan Buaya Muara di Rungkut Surabaya Bikin Warga Panik dan Resah
Upaya Cepat Dari Dinas Pemadam Kebakaran

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya menunjukkan respons yang sangat sigap dalam mengatasi kebakaran di Jalan Ambengan Batu. Setelah menerima laporan dari warga, mereka langsung mengerahkan sebanyak sepuluh unit kendaraan pemadam kebakaran serta lima tim rescue ke lokasi.
Kedatangan yang cepat memungkinkan petugas langsung melakukan pemadaman api tanpa harus menunggu lama, sehingga api tidak sempat membesar dan merambat ke rumah lain di sekitarnya. Proses pemadaman berhasil dilakukan dalam waktu kurang dari 20 menit, dengan api dapat dipadamkan pada pukul 17.47 WIB.
Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melakukan pembasahan dan pengecekan menyeluruh untuk memastikan tidak ada titik api yang masih menyala. Proses ini selesai sekitar pukul 18.07 WIB, dan kondisi di lokasi dinyatakan kondusif dan aman.
Keberhasilan operasi ini tidak lepas dari kerja sama tim yang solid, peralatan yang memadai, serta pelatihan petugas yang rutin dilakukan. Hal ini menjadi bukti kesiapan DPKP Surabaya dalam menangani kebakaran dengan cepat dan efektif.
Dampak dan Kondisi Rumah yang Terbakar
Dua rumah yang terbakar di Jalan Ambengan Batu merupakan bangunan kosong yang tidak berpenghuni saat insiden terjadi. Rumah tersebut diketahui milik seorang warga bernama Suyono. Beruntung, karena tidak ada penghuni di dalamnya, tidak ada korban jiwa atau luka-luka dalam peristiwa ini.
Meskipun begitu, kerusakan materi yang dialami cukup signifikan. Kedua petak rumah tersebut dilalap api dan mengalami kerusakan berat. Bangunan yang kosong membuat api mudah merambat karena tidak ada orang yang bisa segera memadamkan api secara mandiri.
Selain kerugian materi, kebakaran ini juga sempat menimbulkan kekhawatiran warga sekitar karena risiko api meluas ke rumah tetangga. Namun, ketanggapan DPKP berhasil mengatasi situasi dengan cepat sehingga potensi kerusakan besar bisa dicegah.
Pentingnya Kesadaran Mencegah Kebakaran
Kebakaran di Ambengan Surabaya menjadi pengingat pentingnya kesadaran akan bahaya korsleting listrik dan tindakan pencegahan yang harus dilakukan. Setiap rumah, baik yang dihuni maupun kosong, perlu memiliki instalasi listrik yang aman dan terawat dengan baik.
Selain itu, pemilik rumah diharapkan rutin melakukan pengecekan berkala dan memastikan semua peralatan listrik dalam kondisi baik. Penggunaan alat listrik dengan standar keamanan juga sangat disarankan untuk mengurangi risiko kebakaran.
Warga juga diimbau untuk segera melaporkan jika menemukan indikasi korsleting atau asap yang mencurigakan agar petugas dapat segera turun tangan sebelum api membesar. Peran aktif masyarakat sangat membantu dalam menjaga keamanan lingkungan.
Kesimpulan
Peristiwa kebakaran dua rumah kosong di Jalan Ambengan Batu, Surabaya, pada 29 Juni 2025 sore menjadi perhatian serius masyarakat. Dugaan awal korsleting listrik menjadi penyebab utama insiden ini. Berkat respons cepat dan sigap dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya, api dapat dipadamkan dalam waktu singkat tanpa menimbulkan korban jiwa.
Insiden ini mengingatkan kita semua akan pentingnya menjaga keamanan instalasi listrik dan kesiapsiagaan menghadapi risiko kebakaran. Dengan kesadaran dan tindakan pencegahan yang tepat, kita dapat meminimalisir potensi kebakaran serta menjaga keselamatan harta dan jiwa. Semoga peristiwa ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak.
Simak dan ikuti terus Info Kejadian Surabaya agar Anda tidak ketinggalan informasi menarik lainnya yang akan terupdate setiap hari.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari www.suarasurabaya.net
- Gambar Kedua dari firecek.com