Posted in

KMP Tunu Pratama Jaya Tenggelam, Polisi Selidiki Penyebabnya

Polda Jawa Timur (Jatim) saat ini sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya.

KMP

Proses investigasi ini mengedepankan metode ilmiah untuk memastikan temuan yang akurat. akan membahas lebih dalam lagi mengenai tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya .

Penyelidikan Ilmiah Terhadap Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya

Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) tengah melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap insiden tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya. Proses ini berfokus pada metode ilmiah atau scientific investigation untuk mengungkap penyebab pasti kejadian tersebut. Direktur Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Jatim, Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin, menyatakan bahwa penyelidikan ilmiah ini mencakup pemindaian dasar laut.

Tujuannya adalah untuk memetakan kondisi terkini bangkai KMP Tunu Pratama Jaya. Hingga saat ini, pihak kepolisian belum dapat menyimpulkan penyebab tenggelamnya kapal tersebut, karena proses investigasi masih terus berlangsung untuk mencari data dan bukti yang diperlukan.

Metode Pemindaian Bawah Air dalam Investigasi

Dalam upaya mengumpulkan data yang akurat mengenai bangkai kapal dan kondisi di dasar laut, Ditpolairud Polda Jatim menggunakan teknologi pemindaian bawah air. Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin menjelaskan bahwa hasil pemindaian diperoleh melalui penggunaan perangkat Side Scan Sonar (SSS) dan Multibeam Echosounder (MBES).

Side Scan Sonar (SSS): Teknologi ini digunakan untuk membuat gambar akustik dasar laut, yang dapat menunjukkan objek-objek di dasar laut, termasuk struktur bangkai kapal dan kemungkinan adanya objek lain di sekitarnya. SSS sangat efektif untuk mendeteksi anomali di dasar laut dan memberikan gambaran visual yang detail.

Multibeam Echosounder (MBES): MBES adalah sistem sonar yang lebih canggih yang menghasilkan peta batimetri (kedalaman) dasar laut yang sangat akurat. Dengan MBES, penyelidik dapat memperoleh model tiga dimensi dari dasar laut dan objek di atasnya, yang penting untuk memahami posisi dan kondisi bangkai kapal secara presisi.

Penggunaan kedua teknologi ini memungkinkan penyelidik untuk mendapatkan gambaran komprehensif tentang lokasi dan kondisi bangkai kapal, yang akan menjadi dasar penting dalam menentukan penyebab tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya.

Baca Juga: Hari Libur Sekolah Usai, 40 Ribu Penumpang Naik Kereta Surabaya

Status Penyelidikan dan Ketidakpastian Penyebab

KMP

Hingga saat ini, pihak kepolisian belum dapat menarik kesimpulan mengenai penyebab pasti tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya. Proses investigasi masih dalam tahap pencarian data dan bukti, yang berarti semua kemungkinan masih terbuka dan belum ada penetapan faktor penyebab.

Pendekatan ilmiah yang diterapkan Polda Jatim menggarisbawahi pentingnya pengumpulan bukti yang kuat dan analisis mendalam sebelum membuat pernyataan akhir. Ini menunjukkan bahwa penyelidikan ini dilakukan dengan cermat dan tidak terburu-buru, untuk memastikan hasil yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan. Penantian akan hasil investigasi yang komprehensif ini menjadi fokus utama bagi semua pihak yang terkait.

Perbandingan dengan Insiden Sebelumnya

Insiden tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya memiliki kesamaan hari kejadian dengan insiden lain yang melibatkan kapal di Indonesia, yaitu kapal Nanggala. Kedua insiden tersebut terjadi pada hari Rabu.

Meskipun kesamaan hari kejadian tidak berarti adanya hubungan kausalitas, hal ini mungkin menjadi catatan tersendiri dalam pola insiden maritim. Namun, fokus utama penyelidikan tetap pada faktor-faktor teknis dan operasional yang berkontribusi pada tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya. Pendekatan ilmiah akan memastikan bahwa penyebab yang sebenarnya teridentifikasi tanpa dipengaruhi oleh kebetulan tanggal atau hari.

Pentingnya Penyelidikan yang Akurat

Penyelidikan yang akurat terhadap insiden tenggelamnya Tunu Pratama Jaya sangat penting untuk beberapa alasan. Pertama, ini akan memberikan kejelasan kepada keluarga korban dan pihak-pihak yang terdampak insiden. Kedua, hasil penyelidikan akan menjadi dasar untuk rekomendasi keselamatan maritim, yang bertujuan mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.

Dengan mengidentifikasi penyebab akar masalah, pihak berwenang dapat menerapkan langkah-langkah perbaikan yang tepat. Baik dalam hal regulasi, standar operasional, maupun perawatan kapal. Penyelidikan yang transparan dan berbasis data juga akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap otoritas maritim dan penegakan hukum.

Manfaatkan waktu anda untuk mengeksplorisasi ulasan menarik lainnya mengenai berita viral dan terbaru hanya di Info Kejadian Surabaya.


Sumber Informasi Gambar:

  1. Gambar Pertama dari tribunnews.com
  2. Gambar Kedua dari tribunnews.com