Pantai Kenjeran, Surabaya, dibersihkan dan kembali menjadi lokasi aksi peduli lingkungan yang menggugah perhatian di media sosial.

Dalam kegiatan Beach Clean Up III yang digelar pada Minggu, 8 Juni 2025, sejumlah komunitas masyarakat berhasil mengangkut 580 kilogram sampah dari area pantai. Aksi ini menjadi bagian dari peringatan Hari Laut Sedunia 2025 dan wujud nyata kepedulian masyarakat terhadap kelestarian ekosistem laut.
Info Kejadian Surabaya akan memberikan aksi peduli lingkungan yang dimana 580 Kg sampah plastik berhasil dibersihkan dari Pantai Kenjeran, Surabaya.
Partisipasi Komunitas dan Masyarakat Dalam Aksi Bersih Pantai
Kegiatan Beach Clean Up III di Pantai Kenjeran melibatkan sekitar 80 peserta dari berbagai kalangan, termasuk komunitas Marine Buddies Surabaya, Himpunan Mahasiswa Ilmu Ekonomi Universitas Airlangga, Karang Taruna, serta masyarakat umum. Dengan semangat gotong royong, mereka membersihkan pantai dari berbagai jenis sampah, mulai dari plastik, sampah rumah tangga, hingga material lain seperti kayu dan kaca.
Selain aksi bersih-bersih, acara ini juga diisi dengan sesi edukasi mengenai pentingnya pemilahan sampah dan dampak negatif sampah plastik terhadap ekosistem laut. Peserta juga diajak berdiskusi dan berkolaborasi untuk menciptakan solusi berkelanjutan dalam menjaga kebersihan pantai.
Komposisi Sampah yang Ditemukan
Koordinator lapangan Marine Buddies Surabaya, Jonatan Aditia Sihombing, mengungkapkan bahwa dari total 580 kilogram sampah yang berhasil diangkut, 136 kilogram merupakan sampah plastik, 153 kilogram sampah rumah tangga, dan sisanya berupa material lain seperti kayu dan kaca. Meskipun dari segi berat plastik tidak sebesar material lain, namun sampah plastik mendominasi dari segi jumlah dan jenis.
Jonatan menambahkan bahwa sebagian besar sampah yang ditemukan tidak hanya berasal dari aktivitas manusia di sekitar pantai, tetapi juga merupakan sampah laut yang terbawa arus dari daerah lain. Hal ini menunjukkan bahwa masalah sampah laut adalah isu kompleks yang melibatkan banyak pihak dan wilayah.
Edukasi dan Kesadaran Sebagai Kunci Perubahan
Marine Buddies Surabaya dan mitra kegiatan menekankan bahwa aksi bersih-bersih pantai bukanlah solusi akhir untuk mengatasi permasalahan sampah laut. Edukasi dan peningkatan kesadaran masyarakat, khususnya yang tinggal di pesisir, menjadi langkah awal yang sangat penting.
Koordinator Marine Buddies, Muchammad Alydrus, menyatakan bahwa mereka berkomitmen untuk terus memberikan edukasi secara bertahap kepada masyarakat agar memahami dampak sampah plastik dan pentingnya menjaga kebersihan laut.
Edukasi ini juga diarahkan agar masyarakat merasa memiliki tanggung jawab terhadap ekosistem pesisir yang menjadi sumber penghidupan mereka.
Baca Juga: Tak Sanggup Rawat Buaya Raksasa, Warga Surabaya Minta Damkar Evakuasi
Dukungan Pemerintah dan Pengelolaan Sampah

Sampah yang terkumpul dari kegiatan ini selanjutnya akan diproses oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya. Pemerintah kota memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan pantai.
Kepala DLH Kota Surabaya menyatakan bahwa kegiatan seperti Beach Clean Up ini sangat membantu dalam mengurangi pencemaran sampah di wilayah pesisir. Namun, pihaknya juga menekankan perlunya pengelolaan sampah yang lebih sistematis dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Kolaborasi Berkelanjutan Untuk Masa Depan Laut yang Sehat
Kegiatan Beach Clean Up III di Pantai Kenjeran bukanlah yang terakhir. Baik komunitas, mahasiswa, pemerintah, maupun masyarakat umum sepakat untuk terus mengembangkan program serupa secara berkelanjutan. Melalui kolaborasi ini, diharapkan dapat tercipta perubahan perilaku masyarakat yang lebih peduli terhadap lingkungan.
Selain aksi lapangan, penyebaran edukasi melalui media sosial dan dokumentasi kegiatan juga menjadi strategi untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas. Dengan demikian, kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan laut dapat tumbuh secara masif dan berkelanjutan.
Pesan Penting Dari Tema “Sustaining What Sustains Us!”
Tema yang diangkat dalam kegiatan ini, “Sustaining What Sustains Us!”, mengandung pesan mendalam bahwa laut adalah ekosistem yang menopang kehidupan manusia dan makhluk lainnya. Kerusakan akibat sampah plastik dan limbah lain sama saja dengan merusak sumber kehidupan itu sendiri.
Koordinator Marine Buddies mengingatkan bahwa kebiasaan membuang sampah sembarangan harus segera dihentikan demi kelangsungan ekosistem laut. Menjaga laut berarti menjaga masa depan bersama, sehingga semua pihak harus berperan aktif dalam upaya pelestarian lingkungan.
Kesimpulan
Dalam rangka memperingati Hari Laut Sedunia 2025, kegiatan Beach Clean Up III di Pantai Kenjeran Surabaya berhasil mengangkut 580 kilogram sampah yang didominasi oleh sampah plastik, sampah rumah tangga, serta material lain seperti kayu dan kaca. Aksi ini melibatkan berbagai komunitas, mahasiswa, dan masyarakat umum yang berkolaborasi membersihkan pantai sekaligus mengedukasi pentingnya menjaga ekosistem laut.
Meskipun kegiatan ini belum menyelesaikan seluruh permasalahan sampah laut. Langkah ini menjadi awal penting untuk meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab bersama. Dukungan pemerintah dan pengelolaan sampah yang baik sangat dibutuhkan agar pantai dan laut Surabaya tetap bersih dan lestari.
Untuk informasi terkini dan lengkap mengenai berbagai kejadian penting di Surabaya, termasuk insiden keamanan dan bencana alam, kalian bisa kunjungi Info Kejadian Surabaya sekarang juga.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari surabaya.kompas.com
- Gambar Kedua dari suarasurabaya.net