Pemkot Surabaya mengambil langkah tegas dalam mencegah banjir dengan bongkar 22 bangunan liar di sepanjang Jalan Ketintang Permai, Surabaya.
Pembongkaran ini dilakukan demi mengembalikan fungsi daerah resapan air yang selama ini terganggu oleh keberadaan bangunan-bangunan yang berdiri tanpa izin tersebut. Langkah ini menjadi bagian dari upaya besar Pemkot Surabaya untuk menata kota agar lebih tertib, nyaman, dan aman dari risiko genangan air.
Alasan dan Tujuan Pembongkaran Bangunan Liar di Ketintang
Bangunan liar yang berdiri di sepanjang Jalan Ketintang Permai selama ini mengganggu fungsi saluran air dan daerah resapan air yang sangat vital untuk mengendalikan limpasan air hujan. Satpol PP Surabaya menyatakan bahwa keberadaan bangunan tersebut menyebabkan penyempitan saluran air dan menghambat proses resapan air ke dalam tanah.
Akibatnya, kawasan ini rawan terjadi genangan dan banjir saat musim hujan. Pembongkaran dilakukan untuk mengembalikan fungsi umum dan melindungi aset daerah agar tetap optimal dalam menampung air hujan.
Proses Penertiban dan Pembongkaran Oleh Satpol PP
Pada Selasa, 8 Juli 2025, Satpol PP Surabaya bersama instansi terkait melaksanakan pembongkaran secara terukur terhadap 22 bangunan liar yang terdiri dari kios dan bangunan usaha kecil. Proses penertiban ini dilakukan dengan pengawasan ketat untuk menjaga ketertiban dan menghindari konflik dengan pemilik bangunan.
Sebelum pembongkaran, petugas memberikan sosialisasi dan peringatan kepada para pemilik agar bersiap menghadapi tindakan ini. Penertiban ini menjadi bagian dari program berkelanjutan Pemkot Surabaya dalam menata kawasan strategis kota.
Manfaat Pembongkaran Bagi Fungsi Resapan Air
Dengan dibongkarnya bangunan liar tersebut, daerah resapan air di Ketintang diharapkan dapat berfungsi kembali secara maksimal. Hal ini sangat penting untuk mengurangi risiko genangan air dan banjir yang selama ini sering terjadi di kawasan tersebut, terutama saat curah hujan tinggi.
Pemulihan fungsi resapan air juga membantu menjaga keseimbangan ekosistem perkotaan dan mendukung upaya mitigasi perubahan iklim di wilayah Surabaya.
Baca Juga: Pemeriksaan Kesehatan Gratis Anak Sekolah Surabaya Digelar Akhir Juli 2025
Keluhan dan Tantangan Relokasi Pedagang
Meski penertiban ini penting untuk kepentingan umum, sejumlah pedagang dan pemilik bangunan mengeluhkan minimnya solusi relokasi yang diberikan pemerintah. Mereka berharap ada tempat alternatif yang layak untuk berjualan agar tidak kehilangan mata pencaharian.
Pemerintah Kota Surabaya diharapkan dapat memberikan perhatian serius dan solusi yang berkelanjutan bagi para pedagang terdampak agar kesejahteraan mereka tetap terjaga.
Sinergi Antar Instansi Dalam Penataan Kota
Penertiban bangunan liar di Ketintang melibatkan koordinasi antara Satpol PP, Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga, serta aparat keamanan. Sinergi ini memastikan proses penertiban berjalan lancar dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Pemerintah juga melakukan pemantauan berkala untuk mencegah munculnya kembali bangunan liar di kawasan yang sudah ditertibkan. Langkah ini bagian dari upaya menyeluruh dalam menata kota agar lebih tertib dan berkelanjutan.
Komitmen Pemkot Surabaya Dalam Penataan Infrastruktur
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, melalui jajarannya menegaskan komitmen untuk terus menata kota agar lebih tertib, bersih, dan ramah lingkungan. Penertiban bangunan liar di Ketintang merupakan bagian dari program besar penataan wilayah yang juga mencakup pelebaran jalan, normalisasi sungai, dan pengelolaan sampah.
Semua upaya ini bertujuan menciptakan Surabaya yang nyaman, aman, dan berdaya saing tinggi bagi warganya.
Kesimpulan
Upaya Pemkot Surabaya bongkar 22 bangunan liar adalah langkah strategis demi mengembalikan fungsi resapan air dan mencegah banjir yang kerap melanda kawasan tersebut. Meskipun menimbulkan tantangan terkait relokasi pedagang, penertiban ini sangat penting untuk menjaga kelestarian lingkungan dan infrastruktur kota.
Sinergi antar instansi dan komitmen pemerintah menjadi kunci keberhasilan penataan kota yang berkelanjutan demi kenyamanan dan kesejahteraan masyarakat Surabaya. Langkah ini juga menjadi contoh nyata bagaimana penataan kota harus dilakukan secara tegas namun tetap memperhatikan aspek sosial masyarakat.
Untuk informasi terkini dan lengkap mengenai berbagai kejadian penting di Surabaya, termasuk insiden keamanan dan bencana alam, kalian bisa kunjungi Info Kejadian Surabaya sekarang juga.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari jatim.antaranews.com
- Gambar Kedua dari rri.co.id