SPBU di Surabaya diserbu warga panik isi Pertalite dan Pertamax, antrean panjang terjadi meski pemerintah bantah kenaikan harga BBM.
Sejumlah SPBU Pertamina di Surabaya, Jawa Timur, mengalami antrean panjang kendaraan roda dua dan empat pada Selasa (31/3/2026) siang akibat isu penyesuaian harga BBM yang viral di media sosial. Warga panik isi tangki Pertalite dan Pertamax takut harga naik per 1 April. Pemerintah dan Pertamina bantah kenaikan, tapi panic buying tetap terjadi di berbagai titik kota.
Temukan berbagai informasi menarik dan bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di Info Kejadian Surabaya.
Lokasi SPBU Paling Ramai
SPBU 51.601.65 Jalan Raya Jemursari No.113-123 jadi saksi antrean terpanjang, mobil mengular 500 meter sampai badan jalan. Petugas sigap atur lalu lintas pakai cone dan rompi orange. Mayoritas isi Pertalite Rp10.000/liter, roda dua antre terpisah 200 motor.
SPBU 54.602.52 Jalan Rungkut Industri Raya No.10A juga padat, antrean hampir sentuh jalan raya. Pengendara truk dan pick up dominasi, takut harga Dexlite naik. Petugas tambah 2 personel ekstra sejak pukul 13.00 WIB.
Di SPBU HR Muhammad Surabaya, antrean roda empat capai 50 kendaraan, roda dua normal. Warga takut isu Pertamax Rp17.850/liter beneran terjadi seperti bocoran dokumen. Stok aman, tapi panic buying ganggu kelancaran.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Alasan Panic Buying Warga
Isu kenaikan BBM viral di TikTok dan WhatsApp sejak 30 Maret, sebut Pertalite naik Rp4.000 jadi Rp14.000/liter mulai 1 April. Pengemudi truk Ahmad (40): “Belum tahu pasti, isi dulu aja penuh takut kehabisan.” Ojol Handoko (30) ikut antre demi hemat operasional harian.
Gejolak harga minyak dunia akibat konflik Timur Tengah picu spekulasi, meski pemerintah bilang BBM subsidi stabil. Dokumen “internal Pertamina” bocor sebut Pertamax Turbo Rp19.150/liter, viral 1 juta views dalam 24 jam.
Efek domino ke ekonomi lokal: ojek online naikkan tarif 20%, truk logistik tunda pengiriman. Warga kelas menengah takut beban tambah di tengah inflasi 4,5% Maret 2026. Antrean panjang mulai siang, puncak pukul 16.00 WIB.
Baca Juga: Geger! Taksi Listrik di Surabaya Terjun ke Saluran Air, Sopir Diduga Ngantuk!
Bantahan Resmi Pemerintah
Mensesneg Prasetyo Hadi tegas: “Koordinasi KemenESD, Pertamina, dan Presiden Prabowo pastikan tak ada kenaikan BBM per 1 April.” Pertamina Patra Niaga umumkan harga tetap: Pertalite Rp10.000, Biosolar Rp6.800, Pertamax Rp12.300/liter.
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad minta warga stop antre: “Harga stabil, stok aman nasional 20 hari. Jangan terpancing hoaks!” Dirjen Migas ESDM Laode Sulaeman konfirmasi formula harga ikut ICP stabil $82/barel.
Pertamina tambah 500 truk tangki ke Jatim, pantau 1.700 SPBU real-time via satelit. Imbauan WhatsApp blast ke 10 juta pelanggan: “Stok aman, harga tetap, hindari panic buying.” Update harga resmi Senin depan.
Dampak Ekonomi dan Solusi
Antrean panjang di Jalan Jemursari dan Rungkut Industri sempat macet hingga dua jam, menimbulkan kerugian ekonomi sekitar Rp500 juta per hari. Ojol meningkat operasionalnya 15%, sementara UMKM makanan terpaksa tutup sementara. Truk logistik juga mengalami keterlambatan pengiriman sembako ke Malang, mengganggu pasokan sehari-hari.
Pemerintah menyiapkan solusi dengan aplikasi SINAR BBM untuk memantau stok SPBU secara real-time, serta menambah subsidi Rp20 triliun untuk menjaga harga BBM tetap terjangkau. Edukasi anti-hoaks melalui Kominfo berhasil memblokir 50 akun penyebar isu, menargetkan nol panic buying pada April 2026.
Warga disarankan selalu cek informasi resmi melalui situs Pertamina atau hotline 135. Stok BBM nasional dipastikan aman untuk 25 hari, dengan distribusi normal pasca-Lebaran. Kasus ini menjadi pelajaran penting bagi literasi digital masyarakat urban agar tidak mudah terprovokasi hoaks.
Dapatkan update terkini, berita terpercaya, dan informasi pilihan tentang Surabaya kami hadirkan setiap hari spesial untuk Anda, hanya di sini Info Kejadian Surabaya.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari detik.com
- Gambar Kedua dari voi.id