Posted in

Heboh! Pria Pamer Pistol di Depok, Ngaku Ring 1 Istana Ditangkap Polisi

Video viral pria ngaku ring 1 Istana memamerkan senjata api di proyek sekolah Pancoran Mas, menggegerkan warga Kota Depok.

Heboh! Pria Pamer Pistol di Depok, Ngaku Ring 1 Istana Ditangkap Polisi

Pelaku sempat melarikan diri hingga ke Surabaya, namun akhirnya berhasil diringkus oleh aparat kepolisian. Kasus ini menjadi sorotan karena menimbulkan kekhawatiran masyarakat terkait keamanan dan penggunaan senjata api secara tidak sah.

Di bawah ini Info Kejadian Surabaya akan membahas kronologi, penangkapan, dan dampak kasus ini.

Kronologi Kejadian Viral di Pancoran Mas

Peristiwa ini bermula pada Kamis pagi, 19 Juni 2025, di lahan proyek pembangunan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTs) di kawasan Pancoran Mas, Kota Depok. Seorang pria berbadan tegap mengenakan kaos biru tiba-tiba memamerkan benda yang menyerupai senjata api di pinggangnya.

Tidak hanya itu, dalam video yang beredar di media sosial, pria tersebut mengaku sebagai ring 1 Istana, sebuah klaim yang langsung membuat heboh dan menimbulkan tanda tanya. Menurut keterangan yang didapat, peristiwa itu bermula dari adu mulut antara pelaku dan seorang warga yang juga merupakan korban.

Korban tidak terima karena pelaku dianggap sengaja menggeser atau membuang barang-barang miliknya di rumah tersebut. Ketidaksukaan korban memicu emosi pelaku yang akhirnya bertindak menggertak dengan menunjukkan senjata api.

Video yang terekam oleh warga sekitar kemudian menyebar luas di media sosial hingga viral, memicu reaksi beragam dari masyarakat dan aparat keamanan.

Pelarian ke Surabaya dan Penangkapan Pelaku

Setelah aksinya viral dan menjadi sorotan publik, pria tersebut ternyata melarikan diri dari Depok menuju Surabaya. Pelarian ini sempat berlangsung cukup lama dan membuat kepolisian harus bekerja keras untuk memburunya. Namun, Tim Resmob Polda Metro Jaya akhirnya berhasil menangkap pelaku dan membawanya kembali ke Jakarta untuk diperiksa lebih lanjut.

Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, menjelaskan bahwa pelaku merupakan seorang pengusaha yang mengalami emosi sehingga melakukan tindakan mengancam. Meski mengaku sebagai ring 1 Istana, pihak kepolisian masih menelusuri kebenaran klaim tersebut.

Selain itu, polisi juga menegaskan bahwa senjata api yang dipamerkan oleh pelaku masih dalam penyelidikan apakah benar senjata asli atau hanya replika. “Kasus ini sepenuhnya ditangani Ditreskrimum Polda Metro Jaya, dan penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan status senjata tersebut,” kata AKP Made Budi.

Implikasi Hukum dan Keamanan Publik

Aksi pamer senjata api yang dilakukan oleh pria ini jelas menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Kepemilikan dan penggunaan senjata api di Indonesia sangat diatur ketat oleh undang-undang, dan tindakan seperti ini dapat berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban umum.

Menurut hukum yang berlaku, seseorang yang memiliki atau menggunakan senjata api tanpa izin bisa dikenai sanksi pidana yang cukup berat. Apalagi jika senjata tersebut digunakan untuk mengancam atau melakukan tindakan kekerasan.

Kasus ini juga mengangkat isu terkait klaim seseorang yang mengaku punya kedekatan dengan kekuasaan atau Istana, yang tentu harus dibuktikan secara hukum. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan penanganan kasus ini pada aparat yang berwenang.

Selain itu, masyarakat diharapkan tidak mudah terprovokasi dengan isu yang beredar dan tetap menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing.

Baca Juga: Heboh! Gereja Bagikan Emas Kepada Jemaat, Ini Alasannya

Penanganan Polisi dan Proses Penyidikan

Heboh! Pria Pamer Pistol di Depok, Ngaku Ring 1 Istana Ditangkap Polisi

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya menjadi pihak yang menangani kasus ini secara langsung. Polisi melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap fakta di balik insiden ini, termasuk identitas pelaku, status senjata api yang dipamerkan, dan motif di balik aksinya.

Tim Resmob Polda Metro Jaya bekerja dengan sigap untuk mengejar pelaku setelah kabur ke Surabaya. Penangkapan pelaku di luar kota menunjukkan keseriusan aparat dalam menegakkan hukum tanpa pandang bulu.

Dalam proses pemeriksaan, pelaku kemungkinan akan dimintai keterangan terkait pengakuannya sebagai “ring 1 Istana”, yang selama ini belum terbukti kebenarannya. Polisi juga akan melakukan pemeriksaan mendalam terhadap senjata yang dipamerkan, apakah asli dan layak pakai, atau hanya senjata tiruan.

Reaksi Masyarakat dan Media Sosial

Video viral pamer pistol ini memicu banyak komentar dan opini di kalangan netizen. Beberapa menganggap tindakan pelaku sangat berbahaya dan tidak patut ditiru, sementara sebagian lain meragukan klaim “ring 1 Istana” yang diucapkannya.

Kasus ini juga menjadi perbincangan di berbagai forum diskusi dan grup media sosial, di mana masyarakat berbagi informasi dan spekulasi mengenai motif pelaku serta dampaknya terhadap keamanan kota Depok dan sekitarnya.

Pemerintah daerah dan aparat kepolisian Kota Depok turut merespons dengan memberikan jaminan akan menjaga keamanan dan ketertiban di wilayahnya. Mereka juga menghimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing dan mempercayai informasi yang belum jelas sumbernya.

Kesimpulan

Kasus pria yang memamerkan senjata api dan mengaku “ring 1 Istana” di Depok ini menjadi gambaran penting tentang bagaimana teknologi media sosial dapat mempercepat penyebaran informasi yang memicu kegaduhan publik.

Pelaku yang sempat melarikan diri ke Surabaya akhirnya berhasil ditangkap oleh aparat kepolisian. Dan kasusnya kini ditangani secara serius oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Penting bagi masyarakat untuk tetap waspada, menjaga keamanan, dan menyerahkan proses hukum kepada pihak berwenang. Sementara itu, kepolisian juga harus memastikan bahwa hukum ditegakkan secara adil tanpa pandang bulu, khususnya terkait penggunaan dan kepemilikan senjata api yang tidak sah.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa keamanan publik adalah tanggung jawab bersama yang harus dijaga demi ketentraman bersama. Simak dan ikuti terus agar Anda tidak ketinggalan informasi menarik lainnya yang akan terupdate setiap hari.


Sumber Informasi Gambar:

  1. Gambar Pertama dari www.beritasatu.com
  2. Gambar Kedua dari banjarmasin.tribunnews.com