Sebuah kebakaran hebat di Peneleh, Surabaya, meluluhlantakkan enam rumah, diduga akibat korslet listrik dari colokan sehari-hari.
Sebuah kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Peneleh, Surabaya, menyisakan puing dan kerugian materiil besar. Enam rumah rata dengan tanah, diduga pemicunya colokan listrik korslet. Kejadian ini menjadi pengingat penting akan bahaya dari kelalaian kecil dalam penggunaan listrik.
Temukan berbagai informasi menarik dan bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di Info Kejadian Surabaya.
Api Membara di Peneleh, Kerugian Puluhan Juta Rupiah
Enam petak rumah di Jalan Peneleh Gang 1, Peneleh, Genteng, Surabaya, ludes terbakar pada Sabtu malam, 17 Januari 2026. Area seluas 8 m x 25 m tersebut kini hanya menyisakan arang, menimbulkan kerugian material yang diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Kejadian nahas ini sontak menghebohkan warga sekitar, yang panik melihat kobaran api membumbung tinggi dari pemukiman mereka. Beruntung, informasi awal menyatakan tidak ada korban jiwa atau luka-luka dalam insiden kebakaran yang mengerikan ini.
Meskipun demikian, dampak psikologis dan kerugian finansial yang ditanggung para korban tentu tidak dapat diabaikan. Mereka kini harus berjuang untuk membangun kembali kehidupan setelah kehilangan tempat tinggal dan harta benda dalam sekejap.
Colokan Korslet, Pemicu Utama Bencana?
Kapolsek Genteng Polrestabes Surabaya, Kompol Grandika Indera Waspada, menduga kuat bahwa sumber api berasal dari korsleting colokan listrik. Insiden ini berawal dari salah satu petak rumah yang kemudian dengan cepat menjalar ke bangunan lain di sekitarnya.
Dugaan awal ini diperkuat dengan minimnya informasi mengenai pemicu lain yang lebih kompleks. Tim Inafis Polrestabes Surabaya juga telah dikerahkan untuk melakukan penyelidikan lanjutan guna memastikan penyebab pasti kebakaran dan mengidentifikasi titik awal api.
Penyelidikan mendalam sangat penting untuk mengungkap kronologi kejadian dan mencegah insiden serupa terulang di masa depan. Fokus utama saat ini adalah mengumpulkan bukti-bukti forensik dari lokasi kejadian.
Baca Juga: Pencuri Motor di Mulyorejo Surabaya, Mengaku Mencuri Demi Biaya Nikah
Respons Cepat, 14 Truk Pemadam Dikerahkan
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya merespons cepat dengan mengerahkan kekuatan penuh. Sebanyak 14 unit truk pemadam berbagai jenis, termasuk sembilan unit truk tempur dan lima unit truk rescue, diterjunkan ke lokasi kejadian.
Unit-unit tersebut berasal dari berbagai rayon, termasuk Pasar Turi, Pos Pegirian, Pos Grudo, Tambak Rejo, Pos Menur, Margomulyo, Pos Pakis TVRI, dan Pos Mulyorejo. Bantuan tambahan juga datang dari dua unit truk tangki air Dinas Lingkungan Hidup.
Berkat kesigapan petugas, api pokok berhasil dipadamkan pada pukul 19.35 WIB. Proses pembasahan dilanjutkan hingga dinyatakan kondusif pada pukul 21.20 WIB, memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menyulut kembali.
Investigasi Lanjutan Dan Imbauan Keselamatan
Kepala DPKP Kota Surabaya, Laksita Rini, memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Ia juga menambahkan bahwa meskipun api berasal dari percetakan petak 1 dan petak 6, penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan kepolisian.
Insiden ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat akan pentingnya keselamatan listrik di rumah. Penggunaan colokan listrik yang tidak standar, menumpuk terlalu banyak steker pada satu colokan, atau membiarkan kabel terkelupas dapat menjadi pemicu kebakaran yang fatal.
Diharapkan, hasil penyelidikan ini dapat memberikan pelajaran berharga dan mendorong kesadaran masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan peralatan listrik demi mencegah terulangnya tragedi serupa di masa mendatang.
Dapatkan update terkini, berita terpercaya, dan informasi pilihan tentang Surabaya kami hadirkan setiap hari spesial untuk Anda, hanya di sini Info Kejadian Surabaya.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari jatim.tribunnews.com
- Gambar Kedua dari jatim.jpnn.com