Pemerintah Kota Surabaya meluncurkan sistem parkir digital, langsung diserbu warga, menawarkan solusi praktis di pusat kota padat.
Pemerintah Kota Surabaya terus berinovasi untuk memudahkan warga. Setelah diluncurkan Wali Kota Eri Cahyadi akhir tahun lalu, sistem parkir digital langsung menarik perhatian masyarakat. Meski baru sebulan berjalan, sistem ini terbukti efektif, terutama di pusat kota yang padat. Langkah ini diharapkan menjadi solusi modern bagi masalah parkir di kota pahlawan.
Temukan berbagai informasi menarik dan bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di Info Kejadian Surabaya.
Respon Positif Masyarakat Terhadap Parkir Digital
Sejak diluncurkan oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi pada akhir tahun lalu di Jalan Sedap Malam, kawasan Balai Kota Surabaya, parkir digital telah disambut antusias oleh masyarakat. Tingginya minat ini terlihat dari fokus penerapan di Zona 1 pusat kota. Ini meliputi area strategis seperti Jalan Tanjung Anom, Jalan Blauran, dan Jalan Genteng Besar.
Kepala UPT Parkir Tepi Jalan Umum (TJU) Dishub Kota Surabaya, Jeane Mariane Taroreh, menjelaskan bahwa kawasan Zona 1 dipilih karena permintaan yang sangat tinggi dari masyarakat. Area ini merupakan pusat perdagangan dan wisata, termasuk Tunjungan Romansa. Kondisi ini membuat kebutuhan akan sistem parkir yang efisien menjadi krusial.
Penerapan parkir digital ini tidak hanya memudahkan pengguna jasa parkir, tetapi juga mendorong transparansi. Sistem pembayaran non-tunai melalui e-money, e-tol, atau QRIS memberikan rasa aman dan nyaman. Setiap transaksi dilengkapi dengan struk sebagai bukti pembayaran, meningkatkan kepercayaan publik.
Optimalisasi Dan Tantangan Dalam Implementasi
Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya masih terus mengoptimalkan penerapan parkir digital ini, khususnya di Zona 1 pusat kota. Area ini merupakan titik vital dengan aktivitas perdagangan dan wisata yang tinggi. Hal ini menuntut kesiapan infrastruktur dan sumber daya manusia yang optimal.
Salah satu tantangan utama adalah kesiapan sumber daya manusia (SDM) juru parkir (jukir). Dishub terus mempercepat validasi, pendataan, dan pendaftaran rekening Bank Jatim bagi para jukir di Surabaya. Ini merupakan syarat penting agar jukir dapat menggunakan aplikasi parkir digital yang terhubung langsung dengan sistem perbankan.
Melalui aplikasi Smart Parking Solution, pendapatan parkir akan terbagi otomatis. Sebanyak 60 persen akan masuk ke kas Pemkot dan 40 persen sisanya langsung masuk ke rekening jukir. Pembagian ini dilakukan secara transparan dan pembayaran kepada jukir akan masuk H+1 setelah transaksi, memudahkan pemantauan pendapatan.
Baca Juga: Avanza Lepas Kendali, Hantam 6 Kendaraan Di Jombang, 1 Korban Tewas
Manfaat Transparansi Dan Kemudahan Transaksi
Sistem parkir digital ini dirancang untuk memberikan transparansi penuh dalam setiap transaksi. Jukir dibekali piranti yang menampilkan metode pembayaran, rincian parkir, hingga kode rekening pemkot dan lokasi parkir. Ini memastikan bahwa setiap pembayaran tercatat dengan akurat dan dapat dilacak.
Pembayaran parkir digital ini sangat mudah bagi pengguna, cukup menggunakan kartu e-money, e-tol, atau QRIS. Setelah pembayaran, pengguna akan menerima struk fisik sebagai bukti transaksi. Kemudahan ini bertujuan untuk mendorong masyarakat beralih dari pembayaran tunai ke non-tunai.
Jeane Mariane Taroreh menegaskan bahwa alat yang disediakan oleh UPT Parkir Dishub Surabaya bertujuan untuk transparansi dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat. Dengan sistem ini, tidak ada lagi keraguan mengenai biaya parkir, menciptakan pengalaman parkir yang lebih baik.
Perluasan Cakupan Dan Harapan Masa Depan
Meskipun saat ini fokus masih di Zona 1, Pemkot Surabaya terus berupaya memperluas titik parkir digital ke seluruh lokasi parkir. Sosialisasi terus dilakukan untuk memastikan semua pihak, baik jukir maupun pengguna jasa parkir, dapat beradaptasi dengan sistem baru ini.
Dishub secara aktif “menjemput bola” dengan mendata jukir di lapangan. Mereka membantu jukir membuka buku tabungan, mengaktifkan ATM, dan mempersiapkan mereka untuk penerapan parkir digital. Langkah proaktif ini sangat penting untuk keberhasilan program.
Dengan dukungan penuh dari masyarakat, kebijakan parkir digital ini diharapkan dapat berjalan lancar. Ini akan menciptakan ekosistem parkir yang lebih modern, efisien, dan transparan di Surabaya. Transformasi ini menjadi bukti komitmen Pemkot Surabaya untuk menjadi kota pintar.
Dapatkan update terkini, berita terpercaya, dan informasi pilihan tentang Surabaya kami hadirkan setiap hari spesial untuk Anda, hanya di sini Info Kejadian Surabaya.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari jatim.tribunnews.com
- Gambar Kedua dari jatimtimes.com