Seorang psk surabaya tewas dengan luka parah di sebuah kamar kos di kawasan Dupak Bangunsari, yang dikenal sebagai salah satu zona prostitusi terselubung di pusat kota.

Korban diketahui baru saja melayani seorang pria pelanggan yang datang pada malam hari. Namun bukannya pulang dengan bayaran, perempuan muda itu justru meregang nyawa setelah mengalami perlakuan brutal di atas ranjang, sebelum akhirnya ditemukan tak bernyawa dengan kondisi yang mengerikan.
Dibawah ini anda bisa melihat berbagai informasi menarik lainnya seputaran Info Kejadian Surabaya.
Kronologi Kejadian
Peristiwa ini terjadi pada Selasa malam sekitar pukul 23.45 WIB. Menurut kesaksian penghuni kos lain, korban berinisial N (23) diketahui menerima seorang tamu pria yang datang mengendarai sepeda motor matic. Tak ada yang mencurigakan, karena aktivitas seperti itu memang kerap terlihat di lingkungan tersebut.
Namun sekitar satu jam kemudian, terdengar suara gaduh dari dalam kamar korban. Beberapa saksi sempat mendengar suara perempuan menjerit, diikuti dengan suara benda jatuh. Tapi karena kejadian semacam itu dianggap biasa di lingkungan tersebut, tidak ada yang berani menegur.
Barulah keesokan paginya, pengelola kos curiga karena korban tak kunjung keluar kamar. Saat pintu didobrak, tubuh N ditemukan dalam kondisi mengenaskan: tertelungkup di atas kasur dengan luka lebam dan cekikan di leher. Sisa darah ditemukan di ujung seprai dan di lantai dekat kasur.
Pelanggan Jadi Tersangka Pembunuhan
Tak butuh waktu lama bagi pihak kepolisian untuk melakukan olah TKP. Unit Reskrim Polsek Sawahan langsung bergerak cepat mengumpulkan bukti, termasuk rekaman CCTV di sekitar area kos dan keterangan saksi.
Dalam waktu kurang dari 24 jam, polisi berhasil mengamankan seorang pria berinisial AR (27), warga asli Sidoarjo, yang diduga kuat sebagai pelanggan terakhir korban. Pria tersebut ditangkap saat bersembunyi di rumah saudaranya di daerah Krian.
Hasil penyelidikan awal menyebutkan bahwa AR membunuh korban setelah merasa kesal dengan pelayanan korban di atas ranjang. Dalam pengakuannya yang mengejutkan, pelaku mengatakan merasa “tidak puas” dan emosi karena korban menolak melakukan permintaan ekstremnya.
“Pelaku mengaku mencekik korban menggunakan kedua tangannya hingga korban tak sadarkan diri. Ia panik dan kabur tanpa membawa barang korban sedikit pun,” ujar Kapolsek Sawahan, AKP Supriyadi, dalam konferensi pers.
Baca Juga: Viral! Seorang Balita di Ngawi Meninggal Dunia Usai Minum Oli Bekas
Motif Sakit Hati dan Kekerasan Seksual
Polisi juga mengungkap beberapa fakta mengejutkan dari kasus ini. Berdasarkan hasil visum, korban mengalami tanda-tanda kekerasan seksual dan luka memar di beberapa bagian tubuh. Ini memperkuat dugaan bahwa sebelum dibunuh, korban sempat mendapat perlakuan kasar yang mengarah ke penganiayaan seksual.
AR sendiri tercatat pernah terlibat kasus kekerasan rumah tangga, namun tidak diproses hukum karena diselesaikan secara kekeluargaan. Dalam pemeriksaan kejiwaan awal, pelaku menunjukkan sifat impulsif dan mudah tersulut emosi, terutama saat permintaannya tidak dipenuhi.
Kasus ini kini ditangani lebih lanjut oleh Satreskrim Polrestabes Surabaya. Pelaku dijerat pasal berlapis, yakni Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan dan Pasal 285 KUHP tentang Pemerkosaan, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.
Reaksi Publik
Tragedi ini memicu gelombang respons dari masyarakat luas. Warganet mengecam aksi brutal pelaku, dan banyak yang menyampaikan empati terhadap korban, yang walaupun bekerja sebagai PSK, tetap berhak mendapat perlindungan sebagai warga negara.
Tak sedikit pula aktivis perempuan dan LSM yang bergerak di isu kesetaraan dan kekerasan berbasis gender, mengecam lemahnya sistem perlindungan bagi para pekerja seks, yang selama ini hidup di bawah bayang-bayang kekerasan.
“Ini bukan soal profesinya, tapi soal kemanusiaan. Pekerja seks pun manusia yang punya hak atas keselamatan jiwa,” ujar Dina Kurniasih, Ketua Yayasan Perempuan Surabaya Aman.
Mereka mendesak pemerintah kota dan aparat hukum untuk lebih memperhatikan keamanan di kawasan rawan seperti Dupak Bangunsari, serta mendorong penguatan edukasi publik soal bahaya kekerasan terhadap perempuan.
Untuk informasi terkini dan lengkap mengenai berbagai kejadian penting di Surabaya. Termasuk insiden keamanan dan bencana alam, kalian bisa kunjungi Info Kejadian Surabaya sekarang juga.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Utama dari www.detik.com
- Gambar Kedua dari jembranaexpress.jawapos.com