Posted in

Siswa Kurang Mampu di Surabaya Dapat Seragam Sekolah Gratis Dari Pemkot

Pemerintah Kota Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dengan memberikan seragam sekolah gratis kepada ribuan siswa kurang mampu.

Siswa-Kurang-Mampu-di-Surabaya-Dapat-Seragam-Sekolah-Gratis-Dari-Pemkot

Program ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Surabaya untuk menjamin hak pendidikan sekaligus meringankan beban orang tua menjelang tahun ajaran baru 2024/2025. akan memberikan ulasan lengkap mengenai program seragam gratis, mekanisme penyaluran, serta dukungan berbagai pihak.

Target dan Sasaran Program Seragam Gratis

Dinas Pendidikan Kota Surabaya memproyeksikan sekitar 20 ribu siswa tingkat SD dan SMP dari keluarga miskin (gamis) dan pra-gamis akan menerima bantuan seragam sekolah gratis. Data penerima bantuan diambil dari koordinasi dengan Dinas Sosial Surabaya yang memiliki data valid terkait keluarga kurang mampu.

Kepala Dispendik Surabaya, Yusuf Masruh, menyatakan bahwa program ini menyasar siswa dari sekolah negeri maupun swasta, termasuk mereka yang masuk melalui jalur afirmasi.

Mekanisme Penyaluran dan Keterlibatan UMKM Lokal

Penyaluran seragam gratis dilakukan secara bertahap dan sudah memasuki tahap pengukuran ukuran seragam bagi siswa lama yang naik kelas, seperti dari kelas 2 ke 3 SD dan kelas 7 ke 8 SMP. Sementara siswa baru akan menyusul.

Menariknya, produksi seragam melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan pemerintah kota. Program ini juga mendorong pemberdayaan ekonomi lokal.

Dinas Pendidikan berkoordinasi dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, serta Perdagangan untuk mempersiapkan UMKM yang akan memproduksi seragam.

Dukungan Pemerintah Kota dan Larangan Pungutan Biaya

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, secara tegas melarang sekolah memungut biaya apapun dari siswa kurang mampu, terutama yang masuk melalui jalur afirmasi atau mitra warga. Hal ini diatur dalam Peraturan Wali Kota Surabaya No.49 Tahun 2020.

Mengharuskan lembaga pendidikan membebaskan biaya pendidikan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Orang tua siswa diimbau melapor jika ada pungutan yang tidak sesuai ketentuan melalui aplikasi WargaKu, Dinas Pendidikan, atau Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS).

Baca Juga: Hari Libur Sekolah Usai, 40 Ribu Penumpang Naik Kereta Surabaya

Harapan Meningkatkan Semangat Belajar Siswa

Harapan-Meningkatkan-Semangat-Belajar-Siswa

Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, menyatakan bahwa program seragam gratis bertujuan agar siswa dari keluarga kurang mampu tidak merasa minder. Ia berharap agar mereka lebih percaya diri saat mengikuti kegiatan belajar mengajar. Dengan memakai seragam yang layak dan sama dengan teman-temannya, diharapkan motivasi belajar mereka meningkat.

Armuji juga mengingatkan agar sekolah memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran dan tidak ada praktik penjualan seragam dengan harga di atas ketentuan.

Sinergi Antar Dinas dan Peran Masyarakat

Program ini merupakan hasil sinergi antara Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Dinas Koperasi dan UMKM, serta Dinas Perdagangan Kota Surabaya. Kolaborasi ini memastikan data penerima akurat, produksi seragam berkualitas, dan distribusi berjalan lancar.

Selain itu, peran aktif masyarakat dan sekolah sangat penting dalam mengawasi pelaksanaan program agar tepat sasaran dan bebas dari penyimpangan.

Dampak Positif dan Komitmen Berkelanjutan

Sejak tahun-tahun sebelumnya, Pemkot Surabaya telah rutin memberikan bantuan seragam sekolah bagi ribuan siswa kurang mampu. Program ini terbukti membantu meringankan beban ekonomi keluarga dan mendukung pemerataan pendidikan.

Komitmen pemerintah kota untuk terus memperluas dan meningkatkan program ini menjadi bukti nyata kepedulian terhadap pendidikan inklusif dan berkualitas.

Kesimpulan

Program seragam sekolah gratis bagi siswa kurang mampu di Surabaya merupakan langkah strategis Pemkot. Hal ini dilakukan untuk menjamin hak pendidikan dan mendorong semangat belajar anak-anak dari keluarga ekonomi lemah.

Dengan target puluhan ribu siswa SD dan SMP, mekanisme penyaluran yang melibatkan UMKM lokal, serta larangan pungutan biaya di sekolah, program ini diharapkan berjalan efektif dan tepat sasaran.

Dukungan penuh dari pemerintah, sekolah, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini dalam menciptakan pendidikan yang merata dan berkualitas di Kota Surabaya.

Untuk informasi terkini dan lengkap mengenai berbagai kejadian penting di Surabaya, termasuk insiden keamanan dan bencana alam, kalian bisa kunjungi Info Kejadian Surabaya sekarang juga.


Sumber Informasi Gambar:

  1. Gambar Pertama dari antaranews.com
  2. Gambar Kedua dari gapura.surabaya.go.id