Petugas gabungan meratakan bekupon di Tandes, Surabaya, setelah mengungkap dugaan praktik perjudian tersembunyi menjelang Ramadan tahun ini.
Menjelang Ramadan, petugas gabungan membongkar bekupon atau kandang merpati di Jalan Raya Tandes, Surabaya. Bekupon itu diduga menjadi arena perjudian. Penertiban ini menegaskan komitmen pemerintah kota menjaga ketertiban menjelang bulan suci sekaligus mengingatkan pentingnya pengawasan fasilitas umum.
Temukan berbagai informasi menarik dan bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di Info Kejadian Surabaya.
Pembongkaran Bekupon di Tandes
Petugas gabungan dari Satpol PP Surabaya, Linmas, dan kepolisian melakukan pembongkaran sebuah bekupon di Jalan Raya Tandes, Surabaya. Pembongkaran ini dilaksanakan sebagai respons terhadap laporan masyarakat dan hasil penyelidikan yang menunjukkan adanya indikasi kuat praktik perjudian di lokasi tersebut.
Bekupon tersebut, yang secara fisik merupakan bangunan semi-permanen untuk memelihara merpati, telah lama dicurigai menjadi tempat berkumpulnya para penjudi. Warga sekitar merasa resah dengan aktivitas ilegal ini, yang seringkali berlangsung hingga larut malam.
Petugas membongkar seluruh struktur bekupon, membersihkan area, dan memastikan tidak ada sisa bangunan yang bisa digunakan kembali untuk tujuan serupa. Tindakan tegas ini diharapkan dapat mencegah terulangnya praktik perjudian di lokasi tersebut.
Dugaan Arena Perjudian Jelang Ramadan
Pembongkaran ini terjadi menjelang bulan Ramadan, yang mana biasanya aktivitas ilegal seperti perjudian cenderung marak. Petugas ingin memastikan bahwa suasana Ramadan di Surabaya dapat berjalan dengan tenang dan jauh dari gangguan maksiat.
Informasi awal mengenai bekupon yang dijadikan arena judi ini berasal dari aduan masyarakat yang sering melihat keramaian mencurigakan. Para penjudi diduga menggunakan kedok memelihara merpati untuk menyembunyikan aktivitas ilegal mereka.
Praktik perjudian ini tidak hanya meresahkan warga, tetapi juga melanggar peraturan daerah dan norma agama. Oleh karena itu, penertiban ini menjadi sangat penting untuk menjaga ketertiban umum dan moralitas masyarakat Surabaya.
Baca Juga: Surabaya Siaga Ular! BPBD Catat Puluhan Evakuasi Dalam Sebulan
Respon Dan Harapan Masyarakat
Masyarakat sekitar menyambut baik tindakan tegas yang dilakukan oleh petugas gabungan. Mereka berharap penertiban semacam ini dapat terus dilakukan secara berkala. Hal ini untuk memastikan tidak ada lagi tempat-tempat yang disalahgunakan untuk kegiatan ilegal.
Warga juga menyampaikan terima kasih kepada pihak berwenang atas respons cepat terhadap laporan mereka. Kolaborasi antara masyarakat dan aparat sangat krusial dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Dengan dibongkarnya bekupon ini, masyarakat berharap lingkungan Tandes dapat menjadi lebih aman dan nyaman. Terutama menjelang dan selama bulan Ramadan, diharapkan tidak ada lagi gangguan dari aktivitas-aktivitas negatif.
Upaya Pencegahan Dan Pengawasan Berkelanjutan
Pemerintah kota melalui Satpol PP dan aparat kepolisian akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan di berbagai titik rawan. Pencegahan praktik perjudian dan kegiatan ilegal lainnya menjadi prioritas untuk menciptakan Surabaya yang tertib.
Edukasi kepada masyarakat juga perlu terus digalakkan agar mereka lebih peka terhadap lingkungan sekitar dan berani melaporkan hal-hal mencurigakan. Partisipasi aktif warga adalah kunci dalam upaya penertiban.
Diharapkan, dengan sinergi yang baik antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat, Surabaya dapat terbebas dari segala bentuk aktivitas ilegal. Ini demi terwujudnya kota yang aman, nyaman, dan religius, khususnya saat Ramadan.
Dapatkan update terkini, berita terpercaya, dan informasi pilihan tentang Surabaya kami hadirkan setiap hari spesial untuk Anda, hanya di sini Info Kejadian Surabaya.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari radarsurabaya.jawapos.com
- Gambar Kedua dari detik.com