Cuaca ekstrem di Surabaya membuat peternak panik menghadapi dampaknya pada ayam, sapi, dan ternak lainnya hujan deras, angin kencang.
Memicu stres hewan, menurunkan kesehatan, serta berdampak pada produksi telur dan susu. Peternak terpaksa menambah pakan, menutup kandang, dan menggunakan pemanas sederhana untuk melindungi ternak. Simak upaya mereka menjaga kesehatan hewan di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu. Berikut ini Info Kejadian Surabaya akan membahas berita terbaru dan terviral lainnya.
Peternak Surabaya Terguncang oleh Cuaca Ekstrem
Cuaca ekstrem yang melanda Kota Surabaya belakangan ini membuat para peternak merasa cemas. Hujan deras disertai angin kencang dan fluktuasi suhu yang tajam mengganggu aktivitas ternak, khususnya ayam dan sapi. Banyak peternak melaporkan bahwa hewan mereka mengalami stres akibat perubahan cuaca yang tiba-tiba, dan beberapa ternak terlihat menurun kesehatannya.
Menurut data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), curah hujan di Surabaya meningkat hingga 200 mm dalam beberapa hari terakhir, disertai penurunan suhu hingga 22°C di pagi dan malam hari. Kondisi ini belum pernah terjadi pada periode yang sama dalam lima tahun terakhir.
Selain dampak langsung pada kesehatan ternak, cuaca ekstrem juga mempengaruhi stok pakan dan ketersediaan air bersih. Beberapa peternak harus mengeluarkan biaya tambahan untuk menutupi kerugian akibat ternak sakit dan kebutuhan pakan yang meningkat.
Cuaca Ekstrem dan Ancaman Bagi Kesehatan Ternak
Cuaca ekstrem membawa berbagai tantangan bagi kesehatan hewan ternak. Ayam petelur dan broiler menjadi rentan terhadap pilek, flu unggas, dan penurunan produktivitas telur. Sapi dan kambing mengalami stres karena suhu yang fluktuatif serta kelembaban tinggi, yang memicu gangguan pencernaan dan penurunan nafsu makan.
Peternak menyebutkan bahwa beberapa ayam mereka mulai menunjukkan gejala layu dan bulu kusam akibat stres termal. “Jika cuaca terus seperti ini, kami khawatir produksi telur akan menurun drastis dan berdampak pada ekonomi keluarga,” ujar Suyanto, salah satu peternak ayam di Surabaya Timur.
Selain itu, ternak yang sakit juga berisiko menularkan penyakit ke hewan lain, memperburuk kondisi peternakan. Peternak diminta untuk memperketat pengawasan kesehatan ternak dan menjaga kebersihan kandang agar wabah penyakit tidak menyebar.
Baca Juga: Grand Max Tabrak Truk Fuso di Gempol Pasuruan, 1 Tewas 4 Luka-luka
Strategi Peternak Hadapi Cuaca Ekstrem
Peternak di Surabaya melakukan berbagai langkah untuk meminimalkan dampak cuaca ekstrem. Mereka menutup kandang dengan plastik atau kain tebal untuk menjaga suhu tetap stabil dan menghindari hujan masuk. Beberapa peternak juga menyiapkan pemanas sederhana untuk menjaga ayam tetap hangat di malam hari.
Pemberian pakan tambahan dan vitamin menjadi strategi penting untuk menjaga stamina ternak. Beberapa kelompok peternak bekerja sama dengan Dinas Peternakan Kota Surabaya untuk mendapatkan panduan tentang penanganan ternak saat cuaca ekstrem. “Kami terus memantau kondisi hewan dan mengikuti saran dari petugas agar ternak tetap sehat,” kata Rini, pemilik peternakan sapi kecil di kawasan Rungkut.
Selain itu, sebagian peternak menyiapkan stok pakan cadangan agar tidak tergantung pada pasokan harian yang bisa terganggu karena hujan lebat. Mereka juga memperkuat sistem drainase di sekitar kandang untuk mencegah banjir yang dapat mengganggu ternak.
Peran Pemerintah dan Lembaga Terkait
Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Peternakan dan Perikanan telah mengeluarkan himbauan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ternak. Tim teknis telah diterjunkan untuk memantau kondisi peternakan terdampak dan memberikan bantuan berupa vitamin, pakan tambahan, serta perlengkapan pemanas untuk ayam dan sapi.
BMKG juga mengimbau masyarakat, khususnya peternak, untuk selalu mengikuti informasi prakiraan cuaca harian dan mempersiapkan strategi mitigasi. Pemantauan rutin terhadap kesehatan ternak dan kondisi lingkungan kandang menjadi kunci untuk meminimalkan kerugian.
Langkah jangka panjang yang direncanakan meliputi pembangunan kandang semi permanen yang tahan hujan dan angin kencang, serta program pelatihan bagi peternak untuk menghadapi perubahan cuaca ekstrem. Dengan koordinasi antara pemerintah dan peternak, diharapkan dampak cuaca ekstrem dapat dikurangi dan ketahanan peternakan Surabaya.
Dapatkan update terkini, berita terpercaya, dan informasi pilihan tentang Surabaya kami hadirkan setiap hari spesial untuk Anda, hanya di sini Info Kejadian Surabaya.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari surabaya.kompas.com
- Gambar Kedua dari surabaya.kompas.com