Kejadian kemunculan buaya muara di kawasan Rungkut, Surabaya, kembali menghebohkan warga setempat pada akhir Juni 2025.
Seekor buaya sepanjang sekitar 1,5 meter ditemukan masuk ke tambak milik warga di Jalan Tambak Medokan Ayu, Kecamatan Rungkut. Kemunculan reptil predator ini memicu kepanikan sekaligus perhatian serius dari masyarakat dan instansi terkait.
Dibawah ini Info Kejadian Surabaya akan membahas petugas BPBD Surabaya bersama unsur gabungan pun segera melakukan evakuasi yang berlangsung dramatis selama dua jam, hingga buaya berhasil diamankan dengan aman dan dibawa ke Mako BPBD untuk penanganan lebih lanjut.
Kronologi Penemuan Buaya Muara di Tambak Rungkut
Buaya muara pertama kali dilaporkan oleh pemilik tambak pada Sabtu pagi, 29 Juni 2025, sekitar pukul 09.46 WIB setelah video kemunculan buaya di dalam tambak beredar di media sosial. Laporan langsung ditindaklanjuti oleh petugas BPBD Surabaya yang tiba di lokasi sekitar pukul 10.11 WIB.
Tim gabungan bersama warga melakukan penyisiran dan asesmen untuk menentukan posisi buaya yang sempat bersembunyi di rerumputan. Proses evakuasi berlangsung hingga pukul 12.30 WIB dengan hasil berhasil menangkap buaya sepanjang 1,5 meter tersebut tanpa insiden.
Respons dan Koordinasi Petugas Gabungan
Penanganan buaya muara ini melibatkan berbagai instansi, termasuk BPBD Kota Surabaya, DPKP, Posko Terpadu Timur, serta perangkat RT/RW dan warga sekitar. Koordinasi yang cepat dan solid menjadi kunci keberhasilan evakuasi.
Petugas juga melakukan sosialisasi dan pemasangan rambu peringatan agar warga tetap waspada, terutama anak-anak yang sering bermain di sekitar tambak dan muara. Setelah evakuasi, buaya diserahkan ke Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL). Observasi dan penanganan lebih lanjut agar satwa liar tersebut dapat dilepas kembali ke habitatnya dengan aman.
Keberadaan Buaya Muara di Wilayah Perkotaan Surabaya
Fenomena kemunculan buaya muara di wilayah perkotaan Surabaya bukan hal baru. Sebelumnya, buaya juga ditemukan di beberapa lokasi seperti Waduk Manukan Tirto IV dan sungai di Wonorejo Timur, Rungkut. Ukuran buaya yang ditemukan bervariasi, mulai dari sekitar 50 cm hingga lebih dari 2 meter.
Warga di beberapa kawasan padat penduduk ini harus meningkatkan kewaspadaan karena buaya muara. Predator yang berpotensi membahayakan keselamatan manusia jika tidak ditangani dengan tepat.
Baca Juga:
Tantangan dan Upaya Pencegahan Munculnya Buaya
Pemasangan rambu peringatan dan sosialisasi kepada masyarakat menjadi langkah awal pencegahan. Namun, tantangan utama adalah habitat buaya yang berbatasan langsung dengan pemukiman warga, seperti muara sungai dan tambak yang menjadi jalur migrasi buaya.
Warga di beberapa daerah bahkan membuat penerangan di sekitar sungai untuk mengantisipasi kemunculan buaya di malam hari. Selain itu, pemerintah daerah dan instansi terkait diharapkan dapat membangun infrastruktur seperti tanggul di bibir sungai untuk mencegah buaya masuk ke pemukiman.
Penanganan Satwa Liar dan Perlindungan Buaya Muara
Buaya muara merupakan satwa liar yang dilindungi oleh undang-undang. Penanganan kemunculan buaya di wilayah perkotaan harus dilakukan secara hati-hati dengan melibatkan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) dan BPSPL.
Di Surabaya, kolaborasi lintas instansi berjalan baik untuk memastikan keselamatan warga sekaligus kelestarian satwa. Buaya yang berhasil diamankan biasanya dibawa ke penangkaran atau pusat konservasi sebelum dilepas kembali ke habitat aslinya.
Dampak Sosial dan Kesadaran Masyarakat
Kejadian kemunculan buaya muara ini menjadi pengingat pentingnya kesadaran masyarakat terhadap keberadaan satwa liar di sekitar lingkungan mereka. Warga didorong untuk selalu waspada dan melaporkan segera jika melihat kemunculan buaya agar penanganan dapat dilakukan cepat dan tepat.
Selain itu, edukasi mengenai satwa liar dan habitatnya perlu ditingkatkan agar masyarakat memahami pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus menghindari risiko bahaya.
Kesimpulan
Kemunculan buaya muara sepanjang 1,5 meter di tambak kawasan Rungkut, Surabaya, menimbulkan kehebohan sekaligus kewaspadaan di kalangan warga. Evakuasi yang dilakukan petugas BPBD bersama unsur gabungan berhasil mengamankan buaya tersebut dengan aman setelah proses yang dramatis.
Fenomena ini menegaskan pentingnya koordinasi lintas instansi dan kesadaran masyarakat dalam menghadapi kemunculan satwa liar di wilayah perkotaan. Simak dan ikuti terus jangan sampai ketinggalan informasi terlengkap hanya di Info Kejadian Surabaya.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari detik.com
- Gambar Kedua dari banyuasinkab.go.id