Posted in

Tragedi di Surabaya, Kebakaran Rumah Enam Kucing Tak Terselamatkan

Kebakaran hebat melanda sebuah rumah di permukiman padat Surabaya pada Selasa malam, menewaskan enam kucing peliharaan pemilik rumah.

Tragedi di Surabaya, Kebakaran Rumah Enam Kucing Tak Terselamatkan

Api cepat membesar karena kondisi bangunan yang rapat dan angin kencang, meski petugas pemadam kebakaran segera tiba. Tidak ada korban manusia, namun peristiwa ini mengejutkan warga sekitar.

Berikut ini Info Kejadian Surabaya akan membahas berita terbaru dan terviral lainnya.

Tragedi Kebakaran Rumah di Surabaya, Enam Kucing Mati

Kebakaran rumah terjadi di kawasan permukiman padat penduduk di Surabaya pada Selasa malam. Api melalap sebagian bangunan rumah warga dan menyebabkan enam ekor kucing ditemukan mati di dalam kandang. Peristiwa tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar karena asap tebal terlihat membumbung tinggi dari lokasi kejadian.

Kobaran api pertama kali diketahui warga sekitar yang melihat asap keluar dari bagian belakang rumah. Warga kemudian berteriak meminta pertolongan dan berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menunggu petugas pemadam kebakaran datang ke lokasi.

Tidak ada korban jiwa manusia dalam kejadian ini. Namun, enam ekor kucing peliharaan pemilik rumah tidak dapat diselamatkan karena terjebak di dalam kandang saat kebakaran terjadi. Pemilik rumah tampak terpukul atas kejadian tersebut.

Kobaran Api Meluas di Kawasan Permukiman Padat

Api dengan cepat membesar karena kondisi bangunan rumah yang saling berdekatan serta sebagian material rumah yang mudah terbakar. Selain itu, angin yang bertiup cukup kencang turut mempercepat penyebaran api ke bagian lain rumah.

Petugas pemadam kebakaran Kota Surabaya menerima laporan tidak lama setelah kejadian dan segera mengerahkan beberapa unit mobil pemadam. Akses jalan yang sempit sempat menjadi kendala bagi petugas untuk menjangkau titik api secara optimal.

Setelah berjibaku selama hampir satu jam, petugas akhirnya berhasil memadamkan api sepenuhnya. Proses pendinginan dilakukan untuk memastikan tidak ada sisa api yang dapat kembali menyala dan membahayakan warga sekitar.

Baca Juga: Armuji Resmi Pimpin PDI Perjuangan Surabaya, Fokus Perkuat Soliditas

Enam Kucing Gagal Diselamatkan dari Kobaran Api

Enam Kucing Gagal Diselamatkan dari Kobaran Api

Di tengah upaya pemadaman, petugas menemukan enam ekor kucing berada di dalam kandang di area belakang rumah. Kandang tersebut berada cukup dekat dengan sumber api sehingga kucing-kucing tersebut tidak sempat dievakuasi sebelum api membesar.

Menurut keterangan warga, pemilik rumah dikenal sebagai pecinta hewan dan memelihara beberapa ekor kucing. Saat kebakaran terjadi, pemilik rumah tidak berada di lokasi sehingga tidak ada yang sempat membuka kandang untuk menyelamatkan hewan-hewan tersebut.

Penemuan enam kucing yang mati akibat kebakaran ini menimbulkan rasa prihatin di kalangan warga. Banyak warga berharap kejadian serupa tidak terulang dan menjadi pelajaran penting bagi para pemilik hewan peliharaan.

Dugaan Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik, namun petugas masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan sumber api.

Pihak pemadam kebakaran mengimbau warga agar lebih berhati-hati terhadap instalasi listrik di rumah, terutama di kawasan permukiman padat. Pemeriksaan rutin instalasi listrik dinilai penting untuk mencegah terjadinya kebakaran.

Peristiwa ini juga menjadi pengingat bagi pemilik hewan peliharaan untuk memperhatikan aspek keselamatan. Menyediakan akses darurat atau penempatan kandang yang lebih aman diharapkan dapat mengurangi risiko apabila terjadi keadaan darurat seperti kebakaran.

Dapatkan update terkini, berita terpercaya, dan informasi pilihan tentang Surabaya kami hadirkan setiap hari spesial untuk Anda, hanya di sini Info Kejadian Surabaya.


Sumber Informasi Gambar:

  1. Gambar Pertama dari surabaya.kompas.com
  2. Gambar Kedua dari detik.com