Kasus keracunan Makan Bergizi Gratis di Surabaya menjadi perhatian publik setelah ratusan siswa mengalami gejala usai menyantap makanan tersebut.
Kasus keracunan massal menimpa sekitar 200 siswa dari 12 sekolah di kawasan Tembok Dukuh, Surabaya, usai konsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin (11/5/2026). Gejala mual, muntah, dan pusing dialami siswa TK hingga SMP. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi buka suara soal insiden ini, tekankan penanganan cepat dan investigasi menyeluruh.
Temukan berbagai informasi menarik dan bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di Info Kejadian Surabaya.
Kronologi Insiden Keracunan
Keracunan massal terdeteksi Senin siang setelah siswa konsumsi menu MBG berisi daging. Gejala muncul 2-3 jam kemudian, ratusan siswa pusing dan muntah serentak. Puskesmas Tembok Dukuh kewalahan terima 197 pasien dalam 4 jam.
Kepala Puskesmas Tembok Dukuh drg Tyas Pranadani konfirmasi hampir 200 siswa terdampak dari 12 sekolah. “Hampir semuanya sudah kami tangani,” ujarnya saat konferensi pers Ikatan Bidan Indonesia (IBI). Siswa dirujuk RSIA IBI dan RSUD dr Soetomo.
Sampel makanan MBG langsung ambil Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya untuk uji laboratorium. Dinas Kesehatan Kota Surabaya stop sementara program MBG di 12 sekolah. Orang tua panik jemput anak secara serentak.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Respons Walkot Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi gelar rapat darurat Senin malam dengan Dinkes, Dinas Pendidikan, dan Satpol PP. “Kami pastikan semua siswa aman dan dapat perawatan terbaik,” tegasnya. Walkot instruksikan investigasi 7×24 jam temukan akar masalah.
Eri perintahkan audit menyeluruh vendor MBG di seluruh Surabaya. “Siapa pun yang lalai akan kita hukum tegas,” ancamnya. Walkot kunjungi RSIA IBI Selasa pagi cek kondisi 7 siswa rawat inap.
Pemerintah kota siapkan anggaran darurat Rp500 juta untuk biaya medis siswa. Program MBG lanjut di sekolah aman dengan menu ganti. Eri minta maaf publik atas ketidaknyamanan orang tua.
Kondisi Korban dan Penanganan Medis
Hingga Selasa (12/5), 7 siswa masih rawat inap di RSIA IBI, kondisi membaik. 190 siswa pulang setelah observasi 24 jam. Gejala dominan muntah, diare ringan, demam 37-38°C.
Tim medis curiga kontaminasi bakteri E.coli dari daging ayam MBG. Hasil lab BBLK keluar Kamis. Vitamin C dan oralit dosis tinggi diberikan cegah dehidrasi. Psikolog dampingi siswa trauma.
Orang tua korban tuntut transparansi vendor makanan. Forum Wali Murid (Forkal) 12 sekolah gelar demo damai Dinas Pendidikan. Orang tua siswa SD 17 paling vokal minta ganti rugi.
Baca Juga: Ngeri! 200 Siswa Keracunan MBG di Surabaya, Polisi Langsung Selidiki
Investigasi Penyebab Keracunan
Dinkes Surabaya telusuri rantai pasok daging MBG dari pasar grosir. Vendor diduga simpan ayam tidak higienis 3 hari. Gudang penyimpanan MBG Tembok Dukuh diperiksa Satpol PP.
Polisi ambil KTP vendor dan saksi mata proses masak. Dugaan kelalaian higienitas jadi fokus utama. Lab forensik makanan KPK gelar audit khusus program MBG nasional.
12 sekolah stop MBG hingga investigasi selesai. Dinas Pendidikan ganti dengan susu UHT dan roti gizi sementara. Vendor MBG hitamlist permanen kalau terbukti bersalah.
Dampak Sosial dan Pendidikan
Siswa korban trauma berat tolak makanan sekolah. Guru kelas 4 SD 17 bilang 80% siswa takut makan bareng. Konselor sekolah adakan terapi kelompok harian.
Orang tua boikot MBG massal, kirim anak bawa bekal. Forum Sekolah Dasar Surabaya minta moratorium program nasional. Orang tua tuntut vendor tanggung semua biaya medis.
DPRD Surabaya usul Perda khusus pengawasan makanan sekolah. Anggota Komisi D minta sanksi pidana pengelola MBG. Sidang hygiene food handler wajib semua vendor.
Langkah Pencegahan Ke Depan
Walkot Eri perintahkan pelatihan ulang 500 koki MBG Surabaya. Sertifikasi halal dan lab uji wajib bulanan. Sistem QR code track makanan dari peternakan sampai piring.
Dinkes bangun lab pengujian cepat 2 jam di 5 puskesmas prioritas. Aplikasi adu MBG real-time terkoneksi WhatsApp Dinkes. Vendor rotasi tiap 3 bulan cegah kartel.
Program “MBG Aman” luncur Juni 2026 dengan CCTV dapur live streaming. Orang tua akses monitor masak real-time via aplikasi. Target nol insiden keracunan 2027.
Dapatkan update terkini, berita terpercaya, dan informasi pilihan tentang Surabaya kami hadirkan setiap hari spesial untuk Anda, hanya di sini Info Kejadian Surabaya.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari timesindonesia.co.id
- Gambar Kedua dari beritajejakfakta.id