Kali Bokor di Surabaya kini kembali menjadi sorotan akibat memburuknya kondisi lingkungan di sekitar aliran sungai tersebut.

Tumpukan sampah yang sempat berkurang kini kembali muncul, menimbulkan keresahan warga dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Permasalahan ini menandai tantangan besar dalam pengelolaan sampah dan kualitas air di kawasan perkotaan Surabaya.
Info Kejadian Surabaya akan memberikan ulasan mengenai kondisi kali Bokor Surabaya yang memburuk akibat membuang sampah sembarangan.
Tumpukan Sampah Kian Parah di Kali Bokor
Pantauan terbaru menunjukkan tumpukan sampah menggunung di Jalan Kali Bokor I, Kecamatan Gubeng, Surabaya. Sampah-sampah tersebut terdiri dari berbagai jenis, mulai dari sampah rumah tangga, plastik, stirofoam, kulit kelapa, hingga kasur bekas yang berceceran di sepanjang jalan dan bantaran sungai.
Kondisi ini tidak hanya menimbulkan bau tak sedap, tetapi juga menghambat lalu lintas dan mengganggu kenyamanan warga sekitar.
Dampak Sampah Terhadap Lingkungan dan Masyarakat
Tumpukan sampah di Kali Bokor berdampak langsung pada kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat. Sampah yang menumpuk di bantaran dan aliran sungai menyebabkan penyumbatan, memperparah risiko banjir saat musim hujan, serta menjadi sumber penyakit akibat berkembangnya bakteri dan vektor penyakit.
Selain itu, pemandangan kumuh menurunkan estetika kota dan mengurangi kualitas hidup warga sekitar.
Sumber Sampah dan Perilaku Masyarakat
Sebagian besar sampah yang menumpuk di Kali Bokor bukan berasal dari warga setempat, melainkan dari oknum yang membuang sampah secara sembarangan, bahkan menggunakan kendaraan seperti becak untuk mengangkut sampah ke lokasi tersebut.
Meskipun sudah dipasang plakat larangan membuang sampah, masih banyak pelanggaran yang terjadi. Warga setempat mengaku aktif melapor ke pemerintah kota, namun permasalahan belum juga terselesaikan secara tuntas.
Baca Juga: Misteri Penemuan Mayat Pria 82 Tahun di Sungai Menur, Surabaya!
Upaya Pemerintah dan Tantangan Penanganan Sampah

Pemerintah Kota Surabaya bersama Perum Jasa Tirta (PJT) I telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi persoalan sampah di Kali Bokor dan sungai-sungai lain di Surabaya. Setiap hari, petugas melakukan pembersihan dan pengangkutan sampah dari sungai, dengan volume yang bisa mencapai 10 ton per hari.
Namun, keterbatasan tempat penampungan sementara (spoilbank) dan kendala pemindahan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) menjadi tantangan tersendiri. Kolaborasi antara PJT I dan Pemkot Surabaya terus diupayakan untuk mencari solusi jangka panjang.
Kualitas Air Kali Bokor Semakin Tercemar
Selain masalah sampah, kualitas air di Kali Bokor juga mengalami penurunan signifikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter kualitas air seperti dissolved oxygen (DO), BOD, fosfat, dan amonium telah melebihi baku mutu untuk sungai kelas III.
Kondisi ini diperparah oleh limbah domestik dan aktivitas budidaya ikan serta udang di sekitar sungai. Jika tidak segera diatasi, degradasi kualitas air akan menimbulkan pendangkalan dan menurunkan daya dukung lingkungan sungai.
Peran Masyarakat dan Pentingnya Edukasi Lingkungan
Permasalahan sampah di Kali Bokor tidak dapat diselesaikan hanya dengan upaya pemerintah. Diperlukan peran aktif masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga kebersihan lingkungan.
Edukasi dan sosialisasi tentang pentingnya pengelolaan sampah dan pelestarian sungai harus terus digalakkan, baik melalui kampanye lingkungan maupun pelibatan komunitas lokal dalam aksi bersih sungai.
Kesimpulan
Kondisi Kali Bokor Surabaya yang memburuk akibat tumpukan sampah dan penurunan kualitas air menjadi tantangan serius bagi pemerintah dan masyarakat. Upaya pembersihan rutin dan kolaborasi lintas sektor telah dilakukan, namun belum mampu mengatasi akar permasalahan.
Diperlukan kesadaran kolektif, penegakan aturan, serta edukasi berkelanjutan agar Kali Bokor dapat kembali bersih dan berfungsi optimal sebagai bagian penting ekosistem kota Surabaya.
Untuk informasi terkini dan lengkap mengenai berbagai kejadian penting di Surabaya, termasuk insiden keamanan dan bencana alam, kalian bisa kunjungi Info Kejadian Surabaya sekarang juga.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari detik.com
- Gambar Kedua dari antaranews.com