Posted in

Avanza Lepas Kendali, Hantam 6 Kendaraan Di Jombang, 1 Korban Tewas

Sebuah kecelakaan beruntun mengerikan terjadi di Jalan Raya Jombang-Kediri, Dusun Parimono, Desa Plandi, Kecamatan Jombang, Jawa Timur, Minggu (25/1/2026).

Avanza Lepas Kendali, Hantam 6 Kendaraan Di Jombang, 1 Korban Tewas

Sebuah mobil Toyota Avanza terlibat dalam insiden tragis ini, menabrak enam sepeda motor dan satu mobil pikap yang tengah terparkir. Kecelakaan ini tidak hanya menyisakan kerusakan parah, tetapi juga merenggut satu nyawa dan menyebabkan beberapa pengendara motor mengalami luka-luka.

Berikut ini, Info Kejadian Surabaya akan sontak mengejutkan warga setempat dan menyisakan duka mendalam.

Kronologi Kecelakaan Beruntun Yang Mencekam

Kecelakaan tragis ini berawal ketika sebuah mobil Toyota Avanza bernomor polisi L 1537 E melaju dengan kecepatan tinggi dari arah selatan. Menurut keterangan saksi dan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang dilakukan polisi, laju Avanza tersebut tidak stabil. Pengemudi diduga kehilangan kendali atas kendaraannya sehingga menyebabkan mobil oleng ke kanan.

Mobil Avanza kemudian melewati garis tengah jalan dan masuk ke lajur berlawanan arah. Nahas, dari arah berlawanan, banyak kendaraan, termasuk enam sepeda motor dan satu pikap, sedang melaju atau terparkir. Tabrakan beruntun pun tak terhindarkan, menciptakan kekacauan di jalan raya yang ramai.

Setelah menabrak serangkaian kendaraan, laju Avanza baru terhenti setelah menabrak sebuah pohon di tepi jalan. Dampak dari tabrakan ini sangat parah, meninggalkan puing-puing kendaraan yang hancur berserakan di jalan. Peristiwa ini menjadi pengingat mengerikan akan bahaya kecepatan tinggi dan kelalaian di jalan raya.

Identifikasi Korban Dan Kerugian Material

Ipda Siswanto, Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, mengonfirmasi insiden tersebut dan merinci kendaraan yang terlibat. Enam sepeda motor yang menjadi korban adalah Honda Scoopy S 3209 OCI, Honda Vario S 6654 OCD, Honda Vario S 3180 YU, Honda Supra S 4517 ONT, Honda PCX S 5371 ODB, dan satu Honda Scoopy tanpa pelat nomor. Selain itu, sebuah pikap dengan nomor polisi S 1131 HB turut tertabrak.

Kecelakaan ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian, menambah daftar panjang korban kecelakaan lalu lintas. Selain itu, sejumlah pengendara motor lainnya mengalami luka-luka dan segera dilarikan ke RSUD Jombang untuk mendapatkan penanganan medis. Pemerintah dan pihak kepolisian berupaya maksimal dalam penanganan korban.

Tidak hanya korban jiwa dan luka-luka, kecelakaan ini juga menyebabkan kerusakan material yang signifikan. Mobil Avanza, keenam sepeda motor, dan mobil pikap mengalami kerusakan parah, bahkan ada yang tidak bisa diperbaiki lagi. Kerugian ini tentunya menambah beban bagi para korban yang terdampak.

Baca Juga: Kampung Ilmu Surabaya, Kondisi Memprihatinkan dan Butuh Perhatian

Tindak Lanjut Pihak Kepolisian Dan Penyelidikan Mendalam

Tindak Lanjut Pihak Kepolisian Dan Penyelidikan Mendalam

Pihak kepolisian telah bergerak cepat mengamankan lokasi kejadian dan mengevakuasi para korban. Pengemudi mobil Avanza yang menjadi penyebab kecelakaan juga telah diamankan oleh Satlantas Polres Jombang untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Proses hukum akan terus berjalan sesuai prosedur yang berlaku.

Ipda Siswanto menambahkan bahwa pihaknya masih terus melakukan pendalaman untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tragis ini. Penyelidikan akan mencakup pemeriksaan saksi, analisis rekaman CCTV jika ada, dan pengumpulan bukti-bukti lain di TKP. Transparansi dalam proses ini penting untuk memastikan keadilan bagi semua pihak.

Kasus ini menjadi prioritas bagi Satlantas Polres Jombang agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari. Edukasi mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas dan penegakan hukum yang tegas diharapkan dapat mengurangi angka kecelakaan. Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama.

Seruan Keselamatan Dan Pelajaran Dari Tragedi

Tragedi di Jombang ini menjadi pengingat yang menyakitkan akan pentingnya kehati-hatian saat berkendara. Kecepatan berlebih, kelalaian, dan kurangnya konsentrasi dapat berakibat fatal, tidak hanya bagi pengemudi itu sendiri tetapi juga bagi pengguna jalan lainnya. Setiap nyawa di jalan raya sangatlah berharga.

Pihak berwenang terus mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas, menjaga batas kecepatan, dan memastikan kondisi kendaraan prima sebelum bepergian. Penggunaan alat pelindung diri seperti helm bagi pengendara motor juga sangat krusial untuk meminimalisir risiko cedera parah. Kesadaran kolektif sangat dibutuhkan.

Semoga kejadian ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi kita semua untuk lebih mengutamakan keselamatan saat berada di jalan raya. Doa dan dukungan terbaik kami sampaikan kepada korban meninggal dunia dan keluarga yang ditinggalkan, serta harapan agar korban luka-luka segera pulih. Mari bersama-sama menciptakan jalan raya yang lebih aman.

Jangan lewatkan update berita seputar Info Kejadian Surabaya serta beragam informasi menarik yang dapat memperluas wawasan Anda.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari surabaya.kompas.com
  • Gambar Kedua dari tulungagung.jatimtimes.com